Bojonegoro Digital Society


Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya bahwa bertepatan dengan hari jadi kota Bojonegoro ke-336, Kang Yoto (Bupati Bojonegoro) bekerja sama dengan PT. Telkom telah meluncurkan program "Bojonegoro Digital Society" (Bojonegoro DiSo).

Apa itu Bojonegoro Digital Society? Bojonegoro DiSo adalah suatu program yang diluncurkan oleh pemerintah kabupaten Bojonegoro yang berkaitan dengan pemanfaatan internet di Bojonegoro.

Kabarnya Bojonegoro adalah kota minyak yang digadang-gadang akan menjadi penghasil minyak terbesar di Indonesia. Bojonegoro sedang melakukan banyak pembenahan dan peningkatan kualitas dalam berbagai aspek kehidupan. Tidak terkecuali dalam hal teknologi dan informasi untuk masyarakat.

Jum’at, 18 oktober 2013 bertempat di pendopo kabupaten Bojonegoro, Bupati Bojonegoro Suyoto telah menandatangani kesepakatan kerjasama bidang pengembangan teknologi dan informasi dengan PT. Telkom yang kemudian disebut sebagai Bojonegoro Digital Society (Bojonegoro DiSo).

Mengutip pernyataan Kang Yoto, panggilan akrab bupati Bojonegoro bahwa Bojonegoro Digital Society diharapkan bisa menjadi alat untuk mempermudah tercapainya target yang terdapat pada enam pilar pembangunan berkelanjutan di Bojonegoro. General Manager Wilayah Jawa Timur Utara, Sinung Wibowo juga menyatakan bahwa Bojonegoro merupakan kota yang kaya akan potensi alam, sangat strategis sebagai kota tujuan investasi dan pengembangan industry.

Dalam hal ini PT. Telkom diminta untuk merealisasikan program pembangunan akses internet melalui jaringan wifi di 1.000 lokasi untuk menunjang pengembangan Bojonegoro menjadi lumbung energy dan pangan negeri. Program ini diharapkan dapat terealisasi paling lambat pada akhir 2014. 

Adapun lokasi-lokasi yang nantinya akan diberikan akses internet ini adalah lokasi-lokasi yang berkaitan dengan adanya potensi-potensi local dan lokasi-lokasi yang berkaitan dengan industry migas. Nah, lalu apakah nantinya program ini akan berjalan dengan lancar? Tentu saja tidak, aka nada hambatan-hambatan yang pastinya akan di temui. Termasuk salah satunya adalah ketika pembangunan akses wifi di pelosok pedesaan, tentunya nanti akan terhambat dengan sumber daya manusia yang ada. Untuk mengatasi hal ini, nantinya akan dilakukan pendidikan, pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat. Misalnya saja dengan melakukan pendampingan kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar mereka bisa memanfaatkan internet secara maksimal seperti membuat blog untuk memasarkan produknya sendiri.




Menurut saya program ini sangat tepat diterapkan di Bojonegoro saat ini karena masyarakat Bojonegoro tidak boleh kaget dengan berkembangnya industri Bojonegoro, tidak boleh latah dengan dampak yang nantinya akan terjadi seiring dengan berkembangnya Bojonegoro dan pada akhirnya akan menjerumuskan mereka kepada hal-hal negatif yang tidak diinginkan dan tidak sesuai dengan harapan. Kita tentunya sangat berharap masyarakat dapat mengenal internet dan dapat memanfaatkannya dengan baik dan sehat. Semoga dengan adanya program ini, dengan fasilitas ini, kami masyarakat Bojonegoro dapat mengawal berkembangnya Bojonegoro menjadi lumbung energi dan pangan negeri. 



*berbagai sumber ^^

2 komentar:

Posting Komentar

kalo mau nyampah juga boleh...