Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Jangan Gadaikan Mata dengan Kacamata Hitam Murahan

TRIBUNNEWS.COM - Hati-hati membeli kacamata hitam penghalau sinar matahari yang harganya murah.


Sebuah riset yang dilakukan lembaga perlindungan konsumen di Inggris menemukan pemakaian kacamata hitam yang harganya murah ternyata dapat menyebabkan beragam masalah mata seperti astigmatisme dan sakit kepala.
Ini karena kebanyakan kacamata hitam murah tersebut tidak menaati standar tes laboratorium untuk sebuah kacamata penghalau sinar matahari. Beberapa kacamata yang dites ternyata memiliki efek cahaya lentur dan dapat menyebabkan penglihatan ganda atau sakit kepala pada beberapa orang pemakai.

Agar Si Kecil Tertarik Ke Toko Buku


KOMPAS.com - Kalau tidak dikenalkan sejak dini dan tidak dibiasakan, anak prasekolah tak akan pernah tertarik ke toko buku yang sebenarnya dapat membantunya membangun kebiasaan membaca. Jadi, orangtua memang memegang peranan penting untuk memunculkan kebiasaan ini pada usia prasekolah. Selain orangtua tentunya harus cinta buku, karena anak adalah peniru ulung dari orangtuanya, terutama anak usia prasekolah. Agar si kecil tertarik ke toko buku, Anda dapat melakukan tiga cara berikut:

1. Agenda rutin. Orangtua perlu merancang agenda rutin untuk mengajak si prasekolah ke toko buku. Dua minggu atau sebulan sekali, Anda dan si kecil yang menentukannya. Sebagai pertimbangan, toko buku cenderung ramai saat akhir pekan dan anak mungkin merasa tak nyaman. Bila memungkinkan, lebih baik mengajaknya ke toko buku di hari kerja saat toko lebih sepi dan anak lebih leluasa memilih buku.

Jadikan toko buku sebagai tujuan pertama sewaktu anak masih bersemangat dan berenergi. Dengan begitu anak akan merasakan pengalaman menyenangkan di toko buku. Jangan jadikan acara ke toko buku sebagai kegiatan terakhir setelah lelah berbelanja di supermarket atau waktu yang terburu-buru, sehingga anak tak menikmatinya. Bukan tidak mungkin kalau pengalaman pertama tak menyenangkan, selanjutnya anak tidak berminat melakukannya lagi.

Atasi Batuk Secara Herbal

Batuk bukan merupakan penyakit, tetapi merupakan gejala suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk membersihkan saluran pernafasan.Obat batuk yang biasa digunakan adalah yang mengandung antitusif, dekongestan, ekspektoran atau kombinasi. Untuk pengobatan selain obat konvensional juga bisa dengan pengobatan herbal.

Permasalahan yang dihadapi adalah masih belum banyaknya data yang tersedia berkaitan dengan mekanisme herbal dalam mengatasi batuk. Meski begitu, masyarakat khususnya masyarakat desa telah lama mengenal obat-obat herbal untuk mengobati berbagai macam penyakit. Hanya saja jaman sekarang mungkin masarakat sudah mulai banyak yang beralih pemikirannya ke hal-hal yang praktis, termasuk dalam mengobati penyakit. Tinggal beli saja di apotik dan sembuhlah yang namanya penyakit itu. Abdul Mun'im, MSi, PhD dari Program Pascasarjana Herbal Departemen Farmasi FMIPA UI mengungkapkan beberapa tanaman yang bisa mengatasi batuk, baik secara tradisional maupun melalui penelitian ilmiah.
Berikut beberapa tanaman yang bisa digunakan untuk mengatasi batuk :
Rimpang Jahe (Zingebris Rhizoma), Daun Mint (Menthae Folia), Rimpang Kencur (Kaemferaie Rhizoma), Buah Jeruk Nipis (Citrus Aurantii Fructus), Herba Timi (Thymi Herb)Biji Pala (Myristicae Semen) Akar Manis (Glycyrrhizae Radix).

Kalau boleh saya sarankan disini, pemberian obat batuk (meskipun dengan cara herbal) itu tergantung pada jenis batuknya. Setau saya dan yang pernah saya alami ada 2 macam, batuk kering dan batuk berdahak. Batuk kering jarang terjadi pada diri saya. Yang paling sering adalah batuk berdahak. Dulu pas masih tinggal sama orang tua ketika batuk melanda langsung di bawa ke dokter. Namun sekarang karena tinggal jauh dari orang tua dan paling malas yang namanya pergi ke dokter (alesannya males, nggak ada kendaraan, nggak ada temen, dokter disini mahal, maklum anak kost) akhirnya saya siasati untuk "swedia payung sebelum hujan"  yaitu dengan mengobati batuk langganan (baca: batuk dahak) saya ini dengan obat herbal racikan saya sendiri.

Benda-benda yang Wajib Diganti Berkala untuk Kesehatan Kulit

Barangkali slogan "mencegah lebih banyak daripada mengobati" itu gampang sekali di lontarkan. Tapi sesekali ternyata banyak juga hal sepele dalam kehidupan sehari-hari yang kurang kita perhatikan sehingga kita di haruskan untuk memilih pilihan "mengobati". Kulit adalah bagian tubuh paling luar yang pertama kali akan bersentuhan dengan kuman. 5 benda berikut mungkin terlihat simple namun siapa sangka jika kuman penyebab penyakit kulit akan bermula pada ke-5 benda ini jika tidak sering-sering di ganti.


Handuk 
Ketika mengeringkan badan usai mandi, sel kulit mati ikut terseka dan beberapa menempel di serat kain handuk. Pada saat mengeringkan tubuh pula handuk menjadi lembap. Kombinasi antara sisa kulit mati dan kelembapan handuk menjadi tempat yang menarik bagi kuman dan bakteri untuk bersarang. 

Handuk sebaiknya diganti seminggu dua kali (atau paling tidak seminggu sekali) jika Anda rajin menjemurnya di tempat panas usai digunakan. Semakin lama dibiarkan, maka semakin besar potensi kuman dan bakteri yang bersarang. Jangan lupa selalu jemur handuk di tempat yang terkena sinar matahari untuk mengurangi pertumbuhan kuman dan bakteri.