Tampilkan postingan dengan label Share. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Share. Tampilkan semua postingan

Tutup Botol

Apalah arti sebuah botol kosong tanpa penutup
Segala macam yang dimasukkan kedalamnya akan tumpah
Sia-sia tak ada gunanya
Segala macam benda-benda membahayakan bisa juga masuk kedalamnya
Tidak bisa melindungi diri sendiri

Botol dipandang sebelah mata
Tak ada yang memperhatikannya
Hanya dilewatkan orang-orang disekitarnya begitu saja
Botol mulai gelisah
Apa yang salah padanya
Mulailah dicari apa yang direncanakan tuhan sebenarnya
Dan ia menemukannya!!
Tutup botol!!
Bisakah kau bayangkan apa yang terjadi pada botol?
Ya, botol merasa lebih berguna
Ia dapat menampung apa yang dimasukkan ke dalamnya
Tanpa rasa khawatir akan menumpahkannya
Botol merasa dirinya terlindugi
Karena sang tutup botol selalu menutupnya erat-erat
Agar tak ada sesuatu yang berbahaya yang masuk ke dalamnya

Ahh... Mungkin perumpamaan ini agak kurang menarik. Tapi ya begitulah intinya. Karena botol Coca cola tidak akan cocok jika dipadukan dengan tutup botol Teh Javana. *upss... sebut merk :D...
Semua ada pasangannya. Sepertinya yang tertulis dalam firman-nya bahwa semua makhluk diciptakan berpasang-pasangan. Begitu juga dengan kalian berdua.

Mungkin apa yang aku persembahkan ini tidak sebanding dengan yang kalian berikan kepada komunitas yang sudah jadi bagian cerita hidupku. Tapi percayalah, dibalik benda tak berharga ini, terselip do’a yang tulus untuk kalian berdua.

Selamat menempuh hidup baru mas Dex, mbak Lel…
Ahh… aku masih belum percaya harus menuliskan nama kalian berdua di kartu ucapan ini 
Semoga menjadi keluarga yang sakinan, mawadah, wa rohmah
Semoga bisa saling menyayangi sampai akhir hayat
Semoga menjadi barokah buat kalian dan juga orang-orang disekitar
Dan semoga cepet nular ke akuuuuhh, hahaha…  
postingan ini dibuat dalam rangka #dedexday #ciyeeciyee
 

Hikmah Senin

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ قَالَ: " تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ، وَيَوْمَ الْخَمِيسِ، فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا، إِلَّا رَجُلًا كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ، فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا ".

Dari Abu Hurairah Ra., bahwa Rasulullah Saw. bersabda, "Pintu surga dibuka pada Hari Senin dan Hari Kamis, kemudian Allah memberi ampunan bagi setiap hamba yang tidak menyekutukan-Nya sedikitpun, kecuali seseorang yang berselisih antara dirinya dan saudaranya. Lalu dikatakan,"Tangguhkan hingga kedua orang ini berdamai, tangguhkan hingga kedua orang ini berdamai, tangguhkan hingga kedua orang ini berdamai." (Muslim, 2566/Jawami'ul Kalim, 4658) 

Amalan

عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: " كَانَ النَّبِيُّ يَتَحَرَّى صَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ "

Dari Aisyah Ra., ia berkata, Rasulullah Saw. selalu menjaga puasa Senin dan Kamis. (Muslim, 745/Jawami'ul Kalim, 675) 

Ringkasan Amalan:

- Meningkatkan amal kebaikan di Hari Senin.

- Puasa sunah di hari senin.

Keisengan Shania dan Hari Raya Imlek

Ceritanya hari ini rame dirumah. Yang biasanya pada masuk sekolah hari ini semua ngumpul jadi satu di rumah. Tau hari ini hari apa? Yaa.. hari ini hari Jum'at. Tepat dan nggak salah. Tapi yang bikin rame dirumah adalah karena hari Jum'at yang biasanya di kalender warnanya ijo, Jum'at kali ini tanggalnya di kalender warnanya merah. Hari raya Imlek cuy... Yup!! Paling seneng tuh si kunyu-kunyu kalo tanggal merah gini. Praktis kalo hari libur kayak gini, ngumpulnya dirumah semua. Ada Habib dan Ais (anak dari kakak sepupu cowok) yang tangan sama kakinya nggak pernah bisa diem yang, yang udah kayak ulet aja. Ada juga Shania dan Bagus (anak dari kakak sepupu cewek) yang nggak pernah berhenti ngikutin aku kesana kemari dan yang nggak kalah rame ada Gita juga. Biasanya dia pulang seminggu sekali dari tempat kos nya. Gita itu banyak yang bilang kembaranku. Mulai dari muka, body sampek cara ngomong (katanya) semuanya sama. Padahal jarak umur kita 8 tahun loh.

Tapi dari sekian banyak yang ngramein rumah yang nggak jelas itu, ada satu yang klop banget sama tema hari ini. Shania dan Imlek. Mukanya oriental. Kalo dirumah banyak yang bilang anak China. Hari ini dia pakek baju yang mirip anak-anak Chinese gitu dan jadilah dia korban kekejaman kakak-kakaknya buat difoto-foto. Cekidot...

 Memperkenalkan foto model kita, Shania - 3 tahun








Ini lokasi fotonya dihalaman samping rumah. Kebetulan cuacanya lagi mendung jadi Shania nggak kepanasan. Mohon maaf sodar-sodara kalo ekspresi foto modelnya biasa aja. Gita yang jadi pengarah gayanya ternyata gagal dalam menjalankan jobnya ngatur gaya Shania yang nggak bisa diem ini. Begitupun fotografernya. *ngaca*

Cuma aku paling suka sama rumputnya. Rumput yang abis disemprot pestisida sama bapak itu ternyata menghasilkan warna keemasan gitu. Nggak emas-emas bingit sih sebenernya, tapi jadi epic aja pas dipaduin sama warna merah bunga dan bajunya Shania.

Oke, jadi itu tadi ceritaku di hari libur ini sama kunyu-kunyu dirumah. Selamat hari libur panjang ^.^

Duwel dan Bojonegoro Cyber Extension

Hari ini saya kagum. Kenapa? Karena saya baru tau ternyata desa Duwel termasuk dari salah satu desa yang akan di launching dalam program Bojonegoro Cyber Extention. Program ini adalah program dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor dan juga Telkom Indonesia.

FYI, kurang lebih satu tahun yang lalu saya pernah tinggal di desa penghasil bawang merah ini. Meskipun hanya 30 hari saya tinggal disana, tapi keterikatan emosi dengan warga dan alam Duwel sudah sangat erat. Waktu itu saya memang ditugaskan oleh kampus untuk menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN), jadi cuma sebatas 30 hari saja. 

Melihat informasi diatas, saya merasa bangga jika desa Duwel menjadi bagian dari "Cybex". Duwel memang kaya akan bawang merahnya yang berkualitas. Saya akui sekali itu, akan tetapi image negatif juga melekat kuat di desa ini. Pertama, kata pak lurah waktu saya sowan pertam kali di sana, Duwel adalah desa paling angker dan kental sekali aura mistisnya se-kecamatan Kedungadem dan sudah saya buktikan kebenarannya. Kedua, infrastruktur desa seperti jalan poros masih sangat amat minim (satu tahun lalu) padahal pendapatan desanya sangat besar. Ketiga, sinyal ponsel apalagi internet sangat minim juga. Ketiga hal itu berdasarkan pengalaman yang saya alami bersama teman-teman satu tahun yang lalu.

Namun, meski banyak kekurangan, kami tidak memperdulikan itu karena keramahan dan kearifan warganya bisa menghapus semua itu. Kenangan baik tentang desa Duwel tetap terjaga dalam ingatan kami terutama saya. 

Hari ini, beberapa relawan TIK turut membantu pelatihan persiapan Cybex ini termasuk saya dan secara tidak sengaja saya bertemu dengan bapak Agus Suryono selaku sekretaris desa bersama bapak kamituwo. Rasanya terharu bisa mendampingi kedua bapak ini dalam pelatihan Cybex ini. Rasanya jiwa saya seperti kembali ke Duwel. Rasanya saya seperti terpanggil untuk melanjutkan apa yang pernah saya dan teman-teman cita-citakan dulu. Iya, saya terharu, gembira dan bangga. 




Sekitar bulan Januari 2014 nanti, Cybex ini akan di launching dan pelatihan ini adalan bagian awal dari program itu. Dalam launching nanti, akan ada teleconference dibeberapa titik antara lain di Ngringinrejo, Kalitidu, Duwel, Media center dan Institut Pertanian Bogor. Suatu kebanggaan jika nanti saya sebagai relawan TIK harus ditugaskan untuk mendampingi masyarakat Duwel dalam program ini. InsyaAllah saya akan berikan yang terbaik :)

Beberapa gambar yang saya ambil sekitar setahun yang lalu















*gambar: dokumen pribadi dan media center Bojonegoro

Bojonegoro Digital Society


Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya bahwa bertepatan dengan hari jadi kota Bojonegoro ke-336, Kang Yoto (Bupati Bojonegoro) bekerja sama dengan PT. Telkom telah meluncurkan program "Bojonegoro Digital Society" (Bojonegoro DiSo).

Apa itu Bojonegoro Digital Society? Bojonegoro DiSo adalah suatu program yang diluncurkan oleh pemerintah kabupaten Bojonegoro yang berkaitan dengan pemanfaatan internet di Bojonegoro.

Kabarnya Bojonegoro adalah kota minyak yang digadang-gadang akan menjadi penghasil minyak terbesar di Indonesia. Bojonegoro sedang melakukan banyak pembenahan dan peningkatan kualitas dalam berbagai aspek kehidupan. Tidak terkecuali dalam hal teknologi dan informasi untuk masyarakat.

Jum’at, 18 oktober 2013 bertempat di pendopo kabupaten Bojonegoro, Bupati Bojonegoro Suyoto telah menandatangani kesepakatan kerjasama bidang pengembangan teknologi dan informasi dengan PT. Telkom yang kemudian disebut sebagai Bojonegoro Digital Society (Bojonegoro DiSo).

Mengutip pernyataan Kang Yoto, panggilan akrab bupati Bojonegoro bahwa Bojonegoro Digital Society diharapkan bisa menjadi alat untuk mempermudah tercapainya target yang terdapat pada enam pilar pembangunan berkelanjutan di Bojonegoro. General Manager Wilayah Jawa Timur Utara, Sinung Wibowo juga menyatakan bahwa Bojonegoro merupakan kota yang kaya akan potensi alam, sangat strategis sebagai kota tujuan investasi dan pengembangan industry.

Dalam hal ini PT. Telkom diminta untuk merealisasikan program pembangunan akses internet melalui jaringan wifi di 1.000 lokasi untuk menunjang pengembangan Bojonegoro menjadi lumbung energy dan pangan negeri. Program ini diharapkan dapat terealisasi paling lambat pada akhir 2014. 

Adapun lokasi-lokasi yang nantinya akan diberikan akses internet ini adalah lokasi-lokasi yang berkaitan dengan adanya potensi-potensi local dan lokasi-lokasi yang berkaitan dengan industry migas. Nah, lalu apakah nantinya program ini akan berjalan dengan lancar? Tentu saja tidak, aka nada hambatan-hambatan yang pastinya akan di temui. Termasuk salah satunya adalah ketika pembangunan akses wifi di pelosok pedesaan, tentunya nanti akan terhambat dengan sumber daya manusia yang ada. Untuk mengatasi hal ini, nantinya akan dilakukan pendidikan, pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat. Misalnya saja dengan melakukan pendampingan kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar mereka bisa memanfaatkan internet secara maksimal seperti membuat blog untuk memasarkan produknya sendiri.




Menurut saya program ini sangat tepat diterapkan di Bojonegoro saat ini karena masyarakat Bojonegoro tidak boleh kaget dengan berkembangnya industri Bojonegoro, tidak boleh latah dengan dampak yang nantinya akan terjadi seiring dengan berkembangnya Bojonegoro dan pada akhirnya akan menjerumuskan mereka kepada hal-hal negatif yang tidak diinginkan dan tidak sesuai dengan harapan. Kita tentunya sangat berharap masyarakat dapat mengenal internet dan dapat memanfaatkannya dengan baik dan sehat. Semoga dengan adanya program ini, dengan fasilitas ini, kami masyarakat Bojonegoro dapat mengawal berkembangnya Bojonegoro menjadi lumbung energi dan pangan negeri. 



*berbagai sumber ^^

Pengukuhan Relawan TIK Bojonegoro

Jum'at, 18 Oktober 2013 adalah hari yang menurut saya tidak bisa. Kenapa?

Seperti biasa, setiap hari jum'at bertempat di pendopo kabupaten selalu diadakan dialog dengan Bupati Bojonegoro yang biasa dipanggil kang Yoto. Namun ada yang berdeda dengan dialog Jum'at kemarin. Pada dialog Jum'at kemarin banyak dihadiri oleh siswa dari SMA/SMK di kabupaten Bojonegoro. Dan ternyata pada kesempatan tersebut telah diagendakan penandatanganan MoU antara pemerintah kabupaten Bojonegoro dengan PT. Telkom mengenai tentang Bojonegoro Digital Society.

Apa itu Bojonegoro Digital Society? Bentar, nanti saya bahas dilain tulisan :)

Terus, yang paling berkesan nih, di tengah-tengah acara tersebut diselipkan juga pengukuhan relawan TIK Bojonegoro langsung oleh Kang Yoto. Ada sekitar 20 calon relawan yang telah disiapkan untuk menjalani prosesi pengukuhan. Prosesi kemudian diwakili oleh 5 orang calon relawan yang dikukuhkan secara simbolis oleh Kang Yoto.Salah satunya adalah saya, hehehe #tetepnarsis

Jadi ceritanya begini, beberapa hari sebelum pengukuhan tau-tau saya dapat kabar dari mas Faun tentang acara pengukuhan ini, tau-tau juga saya dimasukkan kedalam pengurus inti sebagai sekretaris. Woowww...

Tapi ini bukan juga mendadak sih, mengingat dulu pas ada festival TIK pertama kali tahun 2012 di Bandung, saya dan temen-temen Blogger Bojonegoro (mas Faun, mas Dedex dan Fadheli) sudah banyak bertemu dengan relawan TIK dari berbagai daerah. Banyak dari mereka juga berasal dari komunitas Blogger seperti kami. Festival TIK adalah suatu rangkain acara yang digagas oleh relawan TIK bekerjasama dengan Kementrian Komunikasi dan Informasi, juga dengan pemerintah setempat. Dari situ juga kami juga sudah punya pikiran kenapa tidak dibentuk relawan TIK Bojonegoro karena kami melihat sepertinya masyarakat Bojonegoro juga membutuhkan pengenalan TIK yang lebih bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.

#festTIK 2012 Bandung
#festTIK 2012 Bandung
Tapi sepertinya, niat itu masih adem ayem dihati kami masing-masing. Sampai pada pertengahan 2013 kemarin Komunitas Blogger Bojonegoro kembali diundang diacara festival TIK 2013 yang diadakan di Surabaya. Kali ini ada 10 blogger dari blogger Bojonegoro yang berangkat ke acara tersebut, lebih banyak dari pada festival TIK di Bandung. 3 hari di festival TIK rasanya kami semakin dekat dengan para relawan TIK dari berbagai daerah. om @fajareridianto om @banyumurti om @nopy_pr @babeh_helmi mbak @ti_shanti dan juga relawan lainnya. Kami banyak mendengar cerita dan perjuangan mereka di daerah masing-masing tentang pengenalan dan pemanfaatan internet. Kami mendapat banyak ilmu dari mereka. Saking terkesannya dengan relawan TIK, membayangkan kami juga bisa menyandang sebutan tersebut di kota kami Bojonegoro, salah satu temen saya (Kak Didik Pramuka) sampek-sampek nulis begini di blognya.

#festTIK 2013 Surabaya
Dan angin segar sepertinya menghampiri kami jum'at kemarin, niat yang dulunya hanya ada dalam hati kami sekarang sudah bisa terwujud. Alhamdulillah... bertepatan dengan perhelatan hari jadi kabupaten Bojonegoro relawan TIK Bojonegoro sudah resmi dikukuhkan. relawan TIK Bojonegoro berasal dari berbagi kalangan. Diantaranya ada yang berasal dari Pramuka, Komunitas Blogger, Komunitas Pecinta Android, dan juga komunitas-komunitas lain yang berkaitan dengan teknologi informasi.




Terima kasih kami sampaikan kepada pihak PT Telkom yang turut serta melancarkan acara ini, semoga kedepannya juga bisa saling bersinergi. Terima kasih juga Kang Yoto sudah bersedia mengukuhkan kami para relawan TIK. Semoga dengan dikukuhkannya kami, kami dapat sedikit turut serta membantu membangun Bojonegoro, dapat membantu masyarakat melek internet, melek informasi dan komunikasi serta dapat memanfaatkannya dengan sehat dan tepat.

Lomba Blog: Potensi Lokal Bojonegoro

Ingin ikut serta dalam membangun Bojonegoro? bisa kok… Dalam memperingati hari jadi Bojonegoro yang ke-336, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro bekerjasama dengan Komunitas Blogger Bojonegoro mengadakan lomba blog berhadiah jutaan rupiah. tertarik untuk mengikuti?

Tema yang di ambil adalah “Potensi Lokal Bojonegoro“. Potensi lokal merupakan segala sesuatu kemampuan lokal yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan, yang merupakan ciri khas kedaerahan yang mencakup aspek ekonomi, budaya, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dan bisa juga berupa hasil bumi, kreasi seni, tradisi, budaya, pelayanan, jasa, sumber daya alam, sumber daya manusia atau lainnya yang menjadi keunggulan suatu daerah. Potensi lokal merupakan suatu proses dan realisasi peningkatan nilai dari suatu potensi daerah sehingga menjadi produk atau jasa atau karya lain yang bernilai tinggi, bersifat unik serta memiliki keunggulan yang komparatif.
Seiring dengan berjalannya otonomi daerah beberapa daerah di Indonesia sudah mulai berlomba-lomba mengembangkan potensi-potensi unggulan yang ada di daerahnya masing-masing, tidak terkecuali Bojonegoro. Beberapa daerah sudah bahkan menunjukkan eksistensinya dimata masyarakat melalui potensi lokal yang diangkatnya. Wokey sampai disini sudah jelas semua kan?

Tema Lomba
Potensi Lokal Bojonegoro
Persyaratan :
  1. Pendaftaran lomba gratis atau tidak dipungut biaya apapun.
  2. Bebas  menggunakan blog engine apa saja (WordPress, Blogspot, Blogdetik, dan sebagainya), baik domain berbayar maupun yang gratis.
  3. Disarankan tidak menggunakan blog komunitas.
  4. Tulisan merupakan hasil karya individual, bukan jiplakan atau copy paste dari tulisan orang lain.
  5. Tulisan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
  6. Tulisan menggunakan bahasa Indonesia dengan gaya bahasa yang digunakan bebas-santai-sopan, tidak harus formal/EYD.
  7. Artikel tidak mengandung SARA.
  8. Artikel harus disertai foto tentang potensi lokal yang dibahas.
  9. Penggunaan istilah-istilah lokal (bahasa jonegoro) diperbolehkan selama itu diperlukan sebagai bahan referensi. Penting menggunakan istilah seperlunya, dan bila perlu  dapat mencantumkan arti dalam bahasa Indonesia.
  10. Boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan.
  11. Tulisan harus sesuai dengan tema lomba, yaitu “Potensi Lokal Bojonegoro”.
  12. Peserta wajib memasang banner lomba di bawah ini pada widget atau di dalam postingan sebagai tanda keikutsertaan lomba blog
  13. potensi lokal bojonegoro

Langkah – Langkah Pendaftaran :
  1. Tulislah artikel di blog Anda, sesuai dengan persyaratan lomba ini.
  2. Pendaftaran artikel dimulai tanggal 15 September dan ditutup 15 Oktober 2013.
  3. Pastikan Anda sudah mematuhi SEMUA persyaratan lomba. Jangan sampai ada yang terlewat
  4. Peserta harus sudah mengirimkan link URL dari artikel yang ditulis (bukan artikel halaman depan blog) melalui formulir online yang tersedia.
    FORMULIR KLIK DISINI
Unsur – Unsur Penilaian :
  1. Kesesuaian dengan tema lomba.
  2. Orisinalitas ide.
  3. Kepatuhan terhadap persyaratan dan langkah-langkah pendaftaran lomba.
  4. Gaya dan teknik penulisan.
  5. Kualitas isi tulisan
  6. Kualitas dan kuantitas komentar pembaca pada setiap artikel akan menjadi nilai tambah.
  7. Keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Pengumuman Pemenang dan Hadiah Lomba :
Akan dipilih 3 (tiga) Pemenang Lomba ngeblog bertema Potensi Lokal “Bojonegoro” yang akan mendapatkan masing-masing :
  • Hadiah Uang  dan Tropi/Piala
    Juara I         : Rp. 1.000.000,-
    Juara II        : Rp.   750.000,-
    Juara III       : Rp.   500.000,-
  • Di umukan saat bersamaan dengan resepsi Hari Jadi Bojonegoro atau dalam kesempatan tersendiri 20 oktober 2013.
  • Bagi pemenang lomba dan nominasi pemenang akan diajak tour ke tempat yang mempunyai potensi untuk di kembangkan.
Alamat Sekretariat Lomba :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro
Jl. Jendral Ahmad Yani 04 Bojonegoro
Telepon (0353) 881454 (Musdar)
CP : 085731488663 (Fadly) / 085731303020 (Dedexz)
Email : bocah@bloggerbojonegoro.com



Kegiatan Lomba ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro bekerjasama dengan Komunitas Blogger Bojonegoro

Ceritaku di #ABFI2013

Mungkin ini jadi pengalaman pertamaku ikut ajang festival blogger se-ASEAN. Dulu pas dapet kabar dari temen-temen komunitas blogger Bojonegoro soal undangan dari ASEAN blogger, langsung wow gitu ekspressinya. Ehh, keturutan juga akhirnya tgl 9 Mei aku berangkat ke Solo.

Well kita berangkat rombongan dari blogger se-Jawa Timur, tepanya dari terminal Purabaya Surabaya. Ada 2 bus yang mengangkut para blogger ini. Deadline-nya kita berangkat dari Surabaya pukul 07.00 tapi yang namanya orang Indonesia ya, suka banget sama karet, jadi deh berangkatnya molor sampek jam 09.00.

nunggu bis sama temen-temen blogger Bojonegoro

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 7 jam, akhirnya sampai juga di Solo, tepatnya di Kusuma Sahir Prince Hotel. Disitu nantinya pusat semua kegiatan akan berlangsung. Tapi mungkin karena saking banyaknya peserta, untuk urusan menginap, sebagian partisipan blogger lainnnya termasuk saya dan 3 rekan saya dari komunitas blogger Bojonegoro ditempatkan dilain hotel yakni di Sahid Jaya Hotel. Selebihnya menginap di Kusuma Sahid Prince Hotel. Jaraknya nggak begitu jauh kok dari.







Day 1

ASEAN Blogger festival kali ini punya tema " Re-inventing the Spirit of Cultural Heritage in  Southeast Asia". Acara pertama dimuali dengan jamuan makan malam bertajuk "welcome dinner participant ASEAN blogger festival 2013" yang bertempat di Loji Gandrung (rumah dinas walikota Surakarta). Diwajibkan pakai batik dan seperti inilah kira-kira suasananya.

Tentang #KarapanSapi2013 Anti Kekerasan

Karapan sapi, mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Karapan sapi adalah sebuah perlombaan pacuan sapi yang berasal dari pulau Madura, Jawa Timur. Pada perlombaan ini, sepasang sapi yang menarik semacam kereta dari kayu dipacu dalam lomba adu cepat melawan pasangan-pasangan sapi lain. Trek arena pacuan tersebut biasanya sekitar 100 meter dan lomba pacuan dapat berlangsung sekitar sepuluh detik sampai satu menit.

Berawal dari keresahan para pemilik sapi kerapan akan sedikitnya event perlombaan karapan sapi, terutama di kabupaten Bangkalan, maka PERKASA (Persatuan Karapan Sapi Bangkalan) bekerja sama dengan komunitas blogger Madura atau yang biasa kita panggil mereka plat-m dengan ini menyelenggarakan acara yang bertajuk Karapan Sapi 2013 Anti Kekerasan pada tanggal 30-31 Maret 2013.

Minggu, 31 Maret 2013, pagi-pagi sayapun meluncur ke pulau Madura karena penasaran pengen nonton langsung yang namanya karapan sapi. Karapan Sapi 2013 Anti Kekerasan kali ini diadakan di lapangan Skep Bangkalan, Madura. Dan yang bikin saya lebih semangat lagi buat nonton adalah karena ternyata temen-temen dari komunitas blogger Madura alias plat-m juga turut menjadi panitia dalam acara ini. 

Sekitar pukul 09.00 WIB saya dan temen saya sampai di lokasi. Suasananya sudah ramai dengan para penonton yang berdatangan. Berdasarkan info, hari itu adalah hari terakhir lomba karapan sapi dimana yang diperlombakan adalah sapi-sapi kelas besar yang berasal dari 4 kabupaten di Madura. Bayangin, keren kan??? Sehari sebelumnya (30 Maret 2013) juga diadakan lomba karapan sapi untuk kelas sapi kecil. Disitu, sempat saya dengar juga alunan musik yang ternyata itu adalah musik saronen, yakni musik yang digunakan sebagai penggiring tim karapan sapi (sapi beserta pemiliknya) ketika hendak masuk ke lapangan.

Waktu saya sampai disana, beberapa kali mata saya sudah disuguhi oleh beberapa atraksi karapan sapi. Tapi ternyata itu baru pemanasan aja. Gile... baru pemanasan aja udah seru gitu apalagi pas tanding ya?? Itu yang ada dipikiran saya waktu itu. Lebih kerennya lagi, joki yang ada di atas sapi-sapi itu ternyata masih anak-anak loh... usianya masih sekitar 7-10 tahun gitu.

Sekitar jam 11.00 WIB lomba karapan sapipun dimulai. Terlihat sisi dilapangan, ada 2 pasang sapi yang sudah bersiap-siap meluncur. Dan tidak lama kemudian sapi-sapi tangguh ini pun berlari sekencang-kencangnya menuju garis finish. Riuh suara kaleng-kaleng penyemangat ditambah suara sorak-sorai penonton menambah meriah acara yang juga disponsori oleh idblognetwork dan idbuzznetwork ini tiap kali sapi-sapi tangguh itu dipacu di arena kerapan.


Posisi awal saya waktu itu di tribun, nyaman sih tapi kok kayaknya kurang puas ya... akhirnya saya pun memutuskan untuk bergabung dengan temen-temen plat-m di samping arena kerapan.


Meski panasnya pakek banget tapi puasnya juga pakek double banget bisa lihat sapi-sapi yang lari kenceng itu dari deket. Meski agak takut juga, takut sapinya noleh ke saya dan lari ke saya hehehe... Tapi seru...





Nah, karena posisi saya berada didekat arena kerapan, beberapa kali saya lihat bagian tubuh sapi itu ada luka, terutama di bagian pantatnya. Konon ceritanya, ketika sapi-sapi itu dipacu di arena, alat yang digunakan untuk memacu (cambuk) itu diberi paku-paku dan balsem. Tujuannya adalah agar sapi-sapi kesakitan dan larinya semakin kencang. Bisa dibilang, semakin disakiti, semakin kecang sapi-sapi itu akan berlari. Tidak hanya dibagian pantat, tapi di bagian mata juga biasanya diberi balsem dengan tujuan yang sama.


Tapi diacara Karapan Sapi 2013 kali ini anti kekerasan kok. Penyelenggara dalam perlombaan ini seolah ingin menyampaikan bahwa Karapan Sapi itu tidak seharusnya menggunakan kekerasan. Disamping tidak etis melukai seekor hewan demi sebuah permainan, dalam agama pun kita dilarang menyakiti hewan. Bisa dilihat, para joki di Karapan Sapi 2013 Anti Kekerasan ini tidak menyertakan paku pada alat cambuknya. Jadi luka-luka yang ada di pantat sapi itu tidak seberapa dan hanya berasal dari cambuk biasa saja.


Meskipun ini baru pertama kalinya saya nonton tapi saya sudah merasakan bahwa betapa unik dan meriahnya salah satu budaya dari pulau Madura ini yang sangat disayangkan kalau sampek ditinggalkan begitu saja oleh para warga Madura. Apalagi kalau harus diwarnai kekerasan seperti yang saya bahas diatas itu. Karapan sapi itu punyanya Madura, Madura punya Karapan sapi. Sungguh 2 hal yang tidak bisa dipisahkan. Semoga dengan terselenggaranya acara ini, bisa terus melestarikan budaya Madura terutama untuk kalangan pemudanya untuk terus mengembangkan konten positif tentang Madura. 

Sekali lagi, selamat atas terselenggaranya Karapan Sapi 2013 Anti Kekerasan. Di tunggu event yang lebih seru lagi dan teruslah menduniakan Madura.



Photobucket
Photobucket