SOLITAIRE dan SENDIRI

Apakah kedua kata diatas saling berhubungan? yang pasti kedua kata ini sama-sama di awali dengan huruf S. Keduanya juga sama-sama mengandung sesuatu yang bersifat sendiri. Apakah ada hubungannya atau tidak, saya coba ungkap satu persatu sesuai pengertian dan pengalaman saya.... #tsaahhh

Solitaire, udah pada tahu semua kan ya? Ya iyalah game yang satu ini emang udah ada sejak jaman saya belom kenalan sama yang namanya komputer.  Saya nggak begitu suka main kartu di kehidupan nyata tapi kalo kartunya macam solitare kayak gitu sih nggak nolak. Bahkan sampek sekarang kalo udah bosen main game online, ujung-ujungnya juga main solitare ini. Yang bikin enak main solitaire ini adalah nggak ada lawan mainnya itu pasti, kita main cuman sendiri, bingung-bingung sendiri lalu pada akhirnya menang-menang sendiri. Tapi bisa juga solitaire itu di artikan takut menghadapi lawan.

Lalu ketika di hubungkan dengan dengan kehidupan saya? Oke saya emang seorang yang suka nglakuin semuanya sendiri Eittss... sendiri disini bukan berarti egois loh ya...inget, BUKAN. Suatu ketika saya menemukan sebuah kalimat-kalimat dari sebuah majalah dalam rubrik ramalan, disitu di jelaskan karakter orang berdasarkan tanggal lahir. Dan untuk tanggal lahir saya,seperti inilah katanya:
anda adalah orang yang penuh dengan jiwa petualang. Walaupun suka berpetualang, tetapi anda adalah orang yang menyukai akan kesendirian. Anada adalah orang yang misteri dan penuh dengan teka-teki. Mawas diri dan suka berintrospeksi mewarnai kehidupan anda. selalu berhati-hati. Karena senang dalam kesendirian, pikiran anda akan dipenuhi dengan pemikiran-pemikiran anda yang konyol, kadangkala kenyataan tidaklah seburuk apa yang anda pikirkan.
Well, saya emang nggak pernah percaya sih sama yang namanya ramalan, tapi apa yang ada di situ sepertinya cocok banget sama kepribadian saya. Entah kebetulan atau bagaimana tapi yang jelas dari kalimat itu dan sedikit menengok ke masa lalu, asli saya baru sadar kalo saya ini orang yang suka sendiri. Saya orangnya emang pendiem sih, maybe dari situ saya jadi suka nglakuin sesuatu sendiri. Contohnya ni, dulu pas jamannya sekolah paling nggak suka belajar kelompok, pada kebanyakan ngomong. Lanjut pas kuliah, hidup di kota besar yang jauh dari keluarga, saya juga senang melakukan semuanya sendiri, seperti nyuci baju sendiri, tidur sendiri dan makan juga bayar sendiri (ya iyalah... emang mau mintak siapa??) Oke yang itu cuma bercanda, balik lagi ke topik awal. Melakukan semuanya serba sendiri sepertinya sudah menjadi keseharian saya sejak hidup 3 tahun di kota ini. Saya biasa berangkat dan pulang kuliah sendiri dengan alasan nggak mau membuang waktu di jalan hanya karena ngomong aja sama temen atau kalau nggak gitu pasti di ajak mampir kesana kemari. Temen-temen saya biasa nyari tumpangan buat berangkat atau pulang kuliah tapi nyatanya dengan santai dan agak lebay saya lebih memilih jalan kaki sendiri. Kadang kalo jalan-jalan saya juga lebih suka sendiri. Meski nggak jarang juga yang nawari mau nganterin saya, tapi dengan pasang muka manis selalu saya jawab "makasih, saya bisa sendiri kok...". Bisa saya katakan disini, sendiri dalam hidup saya berarti sebisa mungkin saya tidak meminta bantuan dan merepotkan orang lain, selagi saya  bisa melakukannya sendiri, sesulit apapun itu, saya akan lakukan sendiri. Tapi ada dampak negatifnya juga ternyata. Terbiasa melakukan semua sendiri membuat sosialisasi saya dengan orang sekitar jadi minim. Yah... semoga yang satu ini nggak berlanjut karena menurut teori sosial itu nggak bagus, nggak balance katanya. Dan intinya Solitaire dan Sendiri itu sama, sama-sama punya kepuasan tersendiri dan punya dampak negatif yang sama juga.  


*Tulisan ini diikutkan dalam perhelatan  GIVEAWAY : PRIBADI MANDIRI yang diselenggarakan oleh Imelda Coutrier dan Nicamperenique.

8 komentar:

Posting Komentar

kalo mau nyampah juga boleh...