Tentang Teka-Teki Tuhan

Seiring bejalannya malam, aku masih menantimu disini, di hati yang dengan sabar selalu menunggumu kedatanganmu. Aku yang sedah terlalu lama melewatkan fase demi fase hidupku lama-lama aku terus bertanya, siapa sih kamu yang akan jadi pendamping hidupku? Yak,Teka-teki yang diberikan Tuhan ini belum bisa kupecahkan sampai sekarang, sampai detik ini. Begitu banyak cinta datang padaku, tapi aku enggan menerimanya karna aku merasa itu bukan jawaban dari teka-teki Tuhan itu. Banyak yang merasa sakit karna ulahku itu tapi... memang itu yang harus kulakukan. Egois? Terlalu banyak memilih dan memilah? Ya, memang benar, demi mencari jawaban terbaik atas teka-teki Tuhan itu. Karna aku yakin Tuhan sudah menyiapkan itu untukku. Hanya saja, mungkin Tuhan agak mengulur waktuku untuk bertemu dengannya. Butuh kesabaran memang. Tapi aku hanya manusia biasa yang juga penuh akan keterbatasan. Sabarku juga ada batasnya. Sekarang, detik ini, semakin memuncak rasa penasaranku terhadap teka-teki Tuhan itu. Tolong beri aku jawabanMu sekarang, Tuhan. Aku mohon, karena sekarang aku sedang berada di batas antara surga dan dosa. Aku mohon segera pertemukanlah aku dengannya.

Dan buat kamu... 
Dimanakah keberadaanmu sekarang? Jauh dimata, atau mungkin sudah dekat dengan ku? Apa Tuhan belum memerintahkan mu untuk segera menemuiku? Apa Tuhan belum memberitahumu jika aku adalah orang yang setia? Apa Tuhan belum memberitahumu juga jika tak pernah ada tangan-tangan kotor menyentuhku sehingga kamu enggan menemuiku? tapi percayalah, aku masih menunggumu disini. Meski dalam kesepian dan kekosongan hati ini, aku percaya Tuhan akan mempertemukan kita pada saat yang indah...

3 komentar:

Posting Komentar

kalo mau nyampah juga boleh...