Dia Dia Dia (1)

DIA begitu pendiam, berkulit putih, berwajah polos dan auranya begitu... teduh. Festival Art tanggal 11 Januari itu memepertemukan mata Airi dengan penampilan mellownya. Lantunan suaranya ketika membawakan lagu "Pelangi- Boomerang" cukup membuat mata Airi tak berkedip. Setelah even usai, cuma makhluk berkaos hijau dan celana putih itu saja yang ada dipikirannya. Tanpa memikirkan kontroversial seluruh penghuni sekolah tentang dirinya dan modern dance yang dibawaknnya tadi.

Bagai detektif profesional, tak henti ia cari tau tentang makhluk berkaos hijau dan celana putih itu. Sampai pada akhirnya, di tengah profesi barunya sebagai detektif-detektifan profesional ia temukan fakta bahwa 10 hari makhluk itu akan sudah harus menginjakkan kaki keluar dari sekolahnya. Dia udah lulus maksudnya.

Sehabisnya jadi detektif profesional, giliran sekarang ia menjadi seorang cewek yang bisa dibilang tidak tau malu dan tidak sopan. Dihari kelulusan makhluk itu, tak tau apa yang ada dalam pikirannya, Airi terang-terangan menyatakan perasaan kagumnya pada makhluk itu. Ohh... suatu hal yang tak pernah terbayangkan bagi Airi.

Eniwei...justru dari berawal dari hal memalukan itulah hingga 4 tahun berikutnya Airi masih bisa berkomunikasi baik dengannya. Tak lupa dalam lubuk hati Airi yang paling dalam berharap, bahwa DIA lah jodohnya.

***

0 komentar:

Posting Komentar

kalo mau nyampah juga boleh...